Apa itu Aperture pada Kamera DSLR? dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Masih bingung apa yang dimaksud dengan aperture? Pelajari fungsi dan cara kerjanya disini secara lengkap untuk mengetahuinya.
pengertian aperture pada kamera dslr - contoh gambar diafragma kamera dengan angka besarnya bukaan lensa

Mungkin banyak dari anda yang masih bingung apa yang dimaksud dengan aperture pada kamera. Oleh karena itu disini saya akan membantu anda untuk memahaminya.

Aperture adalah ukuran seberapa besar bukaan lensa saat kita mengambil foto. Aperture atau yang disebut juga diafragma adalah salah satu penentu ketajaman di dalam salah satu foto, aperture lah yang mengatur ruang ketajaman.

Alat ini biasanya terdapat di belakang lensa. Terdiri dari 5-8 lempengan logam yang tersusun dan dapat membuka lebih lebar atau lebih sempit.

Saat kita memencet tombol shutter, lubang di depan sensor kamera kita akan membuka, nah "settingan aperture"-lah yang menentukan seberapa besar lubang ini terbuka.

Semakin besar lubang terbuka, makin banyak jumlah cahaya yang akan masuk.

Apa Fungsi Aperture pada Kamera?


Telah disinggung diatas, fungsi utama aperture adalah sebagai pengendali seberapa besar lubang didepan sensor terbuka yang berpengaruh pada jumlah cahaya masuk.

Aperture atau bukaan dinyatakan dalam satuan f-stop. Semakin kecil angka f-stop berarti semakin besar lubang ini terbuka (dan semakin banyak volume cahaya yang masuk) serta sebaliknya, semakin besar angka f-stop semakin kecil lubang terbuka.

Sebagai contoh dalam kenyataannya, setting aperture f/2.0 berarti bukaan yang jauh lebih besar dibandingkaan setting f/22. Jadi bukaan lebar berarti makin kecil angka f-nya dan bukaan sempit berarti makin besar angka f-nya.

Biasaya aperture pada kamera smartphone anda adalah f/2.0 itu artinya ponsel anda memiliki settingan bukaan lebar. Secara teori, bukaan lensa yang lebih besar akan memungkinkan lensa menangkap lebih banyak cahaya.

Jadi gambar yang diambil dengan settingan aperture besar akan terlihat lebih terang dengan catatan settingan ISO dan shutter speed adalah sama.

Aperture digunakan untuk keperluan menciptakan ruang ketajaman dalam foto. Karena aperture berfungsi memasukkan dan meneruskan cahaya ke film atau sensor.

Misalnya anda ingin membuat foto seseorang dengan latar belakang buram atau blur, itu artinya anda harus menciptakan ruang ketajaman yang sempit.

Bagaimana Cara Kerja Aperture?


Aperture yang telah diset berpengaruh pada ukuran bukaan lensa. Semakin besar lubangnya maka akan semakin besar pula cahaya yang masuk.

Pernahkah anda bertanya-tanya, dari mana satuan aperture yang biasanya dinyatakan dalam angka seperti ini f/4, f/5.6 atau f/22 (atau juga f4, f5.6 atau f22) berasal?

aperture = panjang focal / diameter

Sebagai contoh, jika kita memiliki lensa 50mm dan ukuran diameter optik bagian depan lensa tersebut 25mm, maka kita memiliki lensa f/2 (atau juga seringkali dinyatakan sebagai f2). aperture = 50:25 = 2

Jika panjang focal lensa 50mm dan diameter lensa 50mm, berarti aperture maksimal lensanya adalah f/1. Di angka f/1, maka diameter lensa 2 kali lebih besar dibandingkan f/2, dan ada perbedaan 2 stop diantara f/1 dan f/2.

Dan lensa f/1 bisa dilewati cahaya 4 kali lebih banyak dibanding lensa f/2 sehingga makin besar aperture makin cepat dan makin enak dipakai di kondisi low light.

Cara kerja dari aperture mirip seperti pupil pada mata manusia, dimana semakin banyak cahaya yang masuk, maka diameter pupil akan semakin kecil, begitu pula sebaliknya semakin sedikit cahaya yang masuk maka semakin besar diameter pupil.

Pengaruh Besar Kecilnya Aperture Pada Hasil Foto


Bukaan besar: Bukaan diafragma yang besar digunakan untuk menghasilkan foto dengan subjek yang tajam dengan latar belakang blur.

Gambar Bokeh dengan aperture bukaan lebar

Bukaan kecil: Bukaan kecil akan menghasilkan gambar yang tajam mulai dari foreground hingga background. Bukaan kecil biasanya digunakan dalam pemotertan landscape yang memang membutuhkan detail dan ketajaman di seluruh bagian foto.

Gambar detail dengan aperture bukaan sempit

Foto pertama menggunakan aperture atau bukaan besar, sehingga cahaya yang tertangkap lebih banyak. Sedangkan foto kedua menggunakan aperture kecil, sehingga cahaya yang tertangkap sedikit.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai pengertian, fungsi dan cara kerja aperture pada kamera dslr. Semoga bisa bermanfaat bagi anda. Selanjutnya, kita akan belajar bagaimana cara mengatur aperture pada kamera DSLR.

Materi Referensi:
- http://fantasygrafis.blogspot.co.id/2010/11/aperture.html
- http://belfot.com/aperture-lensa/

Lihat juga: